Kasus Dugaan Korupsi Sapigate Subang Diserahkan ke Polisi

SUBANG, Pantura News—Kepolisian Wilayah Purwakarta, telah menyerahkan berkas kasus dugaan korupsi “Sapigate” senilai Rp.1,5 miliar ke tim penyidik Kepolisian Daerah Jawa Barat.

SEMENTARA para tersangka kasus tersebut yakni Bupati Subang, Eep Hidayat, Sekretaris Daerahnya, Rachmat Solihin, dan Syarif Hidayat, Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Kecamatan Cijambe. “Ya semua berkasnya sudah kami serahkan ke tim penyidik Polda Jawa Barat,” kata Kepala Kepolisian Wilayah Purwakarta, Komisaris Besar Jodie Rooseto saat dihubungi, Minggu (27/6). “Kasus sapigate itu harus diusut sampai tuntas.”

Dilimpahkannya berkas kasus korupsi sapigate yang terjadi pada medio 2004 itu, Jodie menerangkan, karena terhitung 1 Juli 2010, jajaran Polwil Purwakarta, sudah resmi dilikuaidasi. “Jadi kasus-kasus yang menonjol penangan selanjutnya kami serahkan ke Polda yang kecil-kecil ke polres-polres.”

Jodie meminta kalangan media massa terus memantau perkembangan kasus sapigate tersebut. Karena, kasus tersebut menjadi perhatian luas dan teus dipertanyakan masyarakat Subang. “Tolong dipantau terus ya (proses penanganannya),” kata Jodie menitipkan pesan.

Rachmat, salah satu tersangka kasus sapigate saat diminta konfiramsi mengaku belum mendapatkan pemberitahuan ihwal telah dilimpahkannya kasus sapigate dari Polwil Purwakarta ke Polda Jawa Barat tersebut. “Saya tidak pernah mendapatkan pemberitahuan,” kata Rachmat.

Dia mempertanyakan kinerja penyidik kepolisian yang tidak memproses kasus itu dengan cepat. “Kalau memang punya bukti-bukti akurat kenapa tidak diproses dari dulu,” Rachamt melempar pertanyaan. “Kasus ini kan terjadi tahun 2004.”

Handra Munandar, Ketua LSM penggiat anti korupsi Forum Muda Kota Subang, mendesak penyidik Polda Jawa Barat segera menindaklanjuti berkas kasus korupsi sapigate yang sudah diserahkan penyidik polwil itu.
“Jangan kemudian berkas itu malah dijadikan barang rebut tawar kepentingan antara penyidik dengan para tersangka yang notabene para pejabat tinggi di Subang itu,” kata Handra.

Bahkan Mantan Menteri Sosial Bachtian Chamzah saja dalam kasus yang sama sudah diproses cepat oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. “Mestinya polisi tidak kalah cepat dengan KPK,” pungkas Handra. TempoInteraktif

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: