BPK Tidak Lakukan Audit Ulang di Kota Bekasi

JAKARTA, Pantura News—Walaupun sebelumnya Kepala Subauditorat BPK Jawa Barat III, Suharto, tertangkap tangan menerima suap dari pejabat pemerintah Kota Bekasi. Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) tidak akan mengulang audit terhadap pemerintah Kota Bekasi.

DIREKTUR Utama Pembinaan dan Pengembangan Hukum Pemeriksaan Negara BPK Hendar Ristriawan, menyatakan pengambilalihan audit pemerintah Kota Bekasi oleh BPK hanya bersifat melanjutkan. “Tidak perlu diulang. Kami tinggal melanjutkan saja karena suap itu hanya bertujuan untuk hasil akhirnya,” ungkapnya ketika dihubungi di Jakarta, Jumat (25/6).

Ia yakin proses audit yang dilakukan tidak berpengaruh, sehingga pengulangan tidak perlu dilakukan. Pengambilalihan itu hanya bersifat evaluasi. Hendar memastikan bahwa proses audit tetap akan berjalan obyektif. BPK akan melaporkan hasil audit akhir tanpa intervensi dari apapun. “Kalau evaluasi itu memang sudah wajib. Makanya kami take over,” ungkapnya.

Kasus suap BPK Jawa Barat terungkap ketika KPK menggerebek rumah Kepala Subauditorat Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jawa Barat III, Suharto. Ia tertangkap tangan oleh KPK sedang menerima uang suap dari dua pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi sebesar Rp200 juta. Diduga uang ini untuk mengubah opini hasil audit BPK terhadap Pemkot Bekasi menjadi wajar tanpa pengecualian. TEMPO Interaktif

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: